ANALISIS PENGGAMBARAN KEJAHATAN DALAM VIDEO GAME GRAND THEFT AUTO (GTA) V SEBAGAI POTENSI PEMBELAJARAN KEJAHATAN OLEH ANAK
DOI:
https://doi.org/10.25299/sisilainrealita.2024.21786Kata Kunci:
Grand Theft Auto V, Penggambaran Kejahatan, RemajaAbstrak
Penelitian ini mengkaji penggambaran kejahatan dalam video game Grand Theft Auto V (GTA V) dan dampaknya terhadap perilaku kriminal pada anak-anak dan remaja. GTA V memungkinkan pemain melakukan tindakan ilegal, seperti perampokan dan pembunuhan, tanpa konsekuensi moral yang jelas. Paparan terhadap perilaku semacam ini dapat mempengaruhi persepsi pemain muda tentang normalisasi perilaku kriminal, karena mereka mungkin kesulitan membedakan antara dunia f\iksi dan kenyataan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penggambaran kejahatan dalam GTA V memengaruhi pandangan dan perilaku pemain muda. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara terhadap pemain, orang tua, dan ahli psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa pemain dapat membedakan fiksi dan kenyataan, paparan berulang terhadap kekerasan dapat mengubah pandangan mereka tentang kejahatan, menjadikannya menarik atau menguntungkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa GTA V berpotensi membentuk pola pikir yang lebih akrab dengan kekerasan dan kejahatan. Oleh karena itu, pengawasan orang tua dan pemahaman kritis terhadap konten yang dikonsumsi sangat penting untuk mencegah dampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial anak-anak dan remaja.
Unduhan
Referensi
Adang & Anwar, Yesmil, (2010). Kriminologi. Bandung: Refika Aditama.
Arsyad, Azhar. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada
Hermawan, Agus. (2009). Hiburan Dunia Maya. Bandung: Pustaka Setia
Ismawati, Esti. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra. Jakarta: Yama Pustaka
Juariyah, J. (2018). Pengalaman bermain video games sebagai kegiatan leisure class middle lower remaja kampung Tanoker. Mediakom, 1(2). DOI : https://doi.org/10.31764/jmk.v14i2.13234
Latief, S. A., & Zulherawan, M. (2020). Upaya Teoritis Penanggulangan Kenakalan Anak (Juvenile Deliquency). Sisi Lain Realita, 5(01), 36-55.
Rinaldi, K., & Usmita, F. (2022). Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Etnografi Kejahatan. Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 2(1), 42-46.
Rini,A. (2011). Menanggulangi Kecanduan Game On-Line Pada Anak. Jakarta: Pustaka Mina
Santrock. (2003). John W. Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.
Usmita, F. (2015). Disengagement; Strategi Penanggulangan Terorisme di Indonesia. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya, 17(1), 49-63.
Yasmin, V. A., & Zulherawan, M. (2024). PERANAN SEKOLAH DALAM UPAYA PENANGGULANGAN BULLYING (Studi Kasus Pada SMPN X Indragiri Hulu). NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(4), 1469-1479.
https://en.wikipedia.org/wiki/Rockstar_Games diakses pada tanggal 12 februari 2024
https://hai.grid.id/read/071756588/7-tindakan-kriminal-mengerikan-yang-dilakukan-karena-video-game diakses pada tanmggal 7 februari 2024)
https://health.detik.com/true-story/d-2341011/diduga-terpengaruh-game-grand-theft-auto-bocah-8-tahun-tembak-neneknya diakses pada tanggal 07 februari 2024)
https://rb.gy/7ffc29l diakses pada tanggal 12 februari 2024
