Fenomena Layanan Seks Komersial Melalui Aplikasi MiChat (Studi Terhadap 3 Mahasiswi Universitas X di Pekanbaru)

Penulis

  • Abdul Munir Universitas Islam Riau
  • Rachmat Fajar Saleh Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.25299/sisilainrealita.2024.20667

Kata Kunci:

Layanan Seks Komersial, Aplikasi MiChat, Mahasiswa

Abstrak

Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan layanan seks komersial melalui aplikasi MiChat di kalangan mahasiswa dan pekerja di Pekanbaru. Masalah ini berfokus pada faktor-faktor pendorong penggunaan layanan tersebut, serta dampaknya terhadap individu dan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk memahami motivasi dan proses interaksi antara penyedia jasa dan pembeli, serta meneliti perspektif pengelola publik terkait fenomena ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara kepada narasumber, termasuk penyedia jasa, pembeli, pengelola pengaduan publik, dan pegawai hotel. Hasil menunjukkan bahwa rasa kesepian, kebutuhan emosional, dan dorongan untuk eksplorasi menjadi alasan utama penggunaan layanan ini, sementara proses transaksi biasanya melibatkan komunikasi yang jelas dan pemilihan lokasi aman. Merujuk pada teori Rational Choice, yang menjelaskan bahwa individu membuat keputusan berdasarkan perhitungan biaya dan manfaat. Kesimpulan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena ini merefleksikan kebutuhan individu yang kompleks, sekaligus menyoroti pentingnya kesadaran akan risiko yang terkait, serta perlunya intervensi dari pemerintah dan masyarakat untuk menyediakan alternatif yang lebih sehat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Additya, R. (2022). Prostitusi Online Melalui Aplikasi Media Sosial" Michat"(Studi Kasus Pelaku" X, Y Dan Z" Di Kota Pekanbaru) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau). https://repository.uir.ac.id/16009/1/167510523.pdf

Bahari, R., & Yuspin, W. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Prostitusi Online Melalui Aplikasi Michat. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 14(2), 193-211. DOI: https://doi.org/10.31764/jmk.v14i2.13234

Damayanti, I., Hidayat, Y., & Reski, P. (2022). Aplikasi Michat Sebagai Media Prostitusi Online di Banjarmasin. Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial, 2(1). DOI: https://doi.org/10.20527/pakis.v2i1.5199/

Farhan, M., Nurbayan, S. T., & Nurhasanah, N. (2022). Fenomena Prostitusi Online Dengan Menggunakan Aplikasi Michat Di Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 5(2), 20-30. DOI: https://doi.org/10.33627/es.v5i2.997

Meilinda, N. (2018). Social media on campus: studi peran media sosial sebagai media penyebaran informasi akademik pada mahasiswa di program studi ilmu komunikasi FISIP UNSRI. The Journal of Society and Media, 2(1), 53-64. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jsm/index

Munir, A., & Widarso, R. (2018). Analisis Kriminologis terhadap Penyelundupan Pakaian Bekas (Studi Wilayah Hukum Polres Indragiri Hilir). Jurnal Sisi Lain Realita, 3(2)

Purnomo, T. (1983). Dalam A. Siregar, Dolly, membedah dunia pelacuran Surabaya: Kasus kompleks pelacuran Dolly (hlm. xx). Grafitipers.

Sanders, T. (2017). "Paying for Pleasure: Men Who Buy Sex". Routledge.

Setiawati, Y., Fithriyah, I., & KJ, S. (2020). Deteksi dini dan penanganan kecanduan gawai pada anak. Airlangga University Press.

Tohar, E. (2013). Seks Dunia Maya:(Studi kasus Cybersex dalam Software Aplikasi Camfrog) (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada). https://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/122339

Yunita, Inneke Armilda (2024) Komunikasi Interpersonal Pekerja Seks Komersial Dalam Prostitusi Online Melalui Aplikasi Michat (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Komunikasi Interpersonal Pekerja Seks Komersial Dalam Prostitusi Online Melalui Aplikasi MiChat). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS

Unduhan

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Abdul Munir, & Saleh, R. F. (2024). Fenomena Layanan Seks Komersial Melalui Aplikasi MiChat (Studi Terhadap 3 Mahasiswi Universitas X di Pekanbaru). Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology , 9(1), 78–83. https://doi.org/10.25299/sisilainrealita.2024.20667