Analisis Kebutuhan Penyediaan Air Bersih di Kota Palembang

Analysis of Water Demand Supply in Palembang

  • M. Agung Kurniawan Universitas Sriwijaya
  • Heni Fitriani Universitas Sriwijaya
  • Febrian Hadinata Universitas Sriwijaya
Keywords: cakupan pelayanan, kebutuhan air maksimum, neraca air

Abstract

[ID] Cakupan pelayanan air bersih di Kota Palembang pada tahun 2020 sebesar 83,22%, sehingga masih ada 16,78% penduduk Kota Palembang yang belum dapat terlayani. Kondisi tersebut akan semakin memburuk seiring bertambahnya kebutuhan air tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cakupan pelayanan, kebutuhan air maksimum dan neraca air, sehingga diharapkan dapat menjawab persoalan yang akan dibahas. Penelitian dimulai dengan melakukan proyeksi penduduk dan proyeksi pelanggan. Hasil proyeksi akan menghasilkan proyeksi cakupan pelayanan. Perhitungan kebutuhan air didapatkan dari kebutuhan dari jumlan pelanggan yang telah diproyeksikan. Selanjutnya proyeksi kebutuhan air akan dihubungkan dengan rencana penambahan kapasitas produksi sehingga menghasilkan neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2021 dan tahun selanjutnya diproyeksikan cakupan pelayanan akan mengalami perbaikan dan pada tahun 2030 pelayanan air bersih 100% Kota Palembang dapat tercapai. Kebutuhan air pada tahun 2021 sebesar 4.875 lps dan semakin meningkat pada tahun berikutnya hingga pada tahun 2033 kebutuhan air mencapai 7.146 lps. Kondisi neraca air juga diproyeksikan akan mengalami perbaikan, dimana pada tahun 2020 masih mengalami defisit kapasitas sebesar 257 lps dan pada tahun berikutnya hingga tahun 2031 dapat mempertahankan surplus kapasitas.

[EN] The coverage of clean water services in Palembang City in 2020 is 83.22%, so there are still 16.78% of the population of Palembang City who have not been served. This condition will worsen as the demand for water increases every year. This study aims to determine service coverage, maximum water demand and water balance, so that it is expected to be able to answer the issues to be discussed. The research begins by conducting population projections and customer projections. The projection results will produce a projection of service coverage. The calculation of water needs is obtained from the needs of the projected number of customers. Furthermore, the projected water demand will be linked to the plan to increase production capacity so as to produce a water balance. The results of the study show that in 2021 and the following year it is projected that service coverage will improve and in 2030 100% clean water services for Palembang City can be achieved. The need for water in 2021 is 4,875 lps and will increase in the following year until in 2033 the water needs will reach 7,146 lps. The condition of the water balance is also projected to improve, where in 2020 it will still experience a capacity deficit of 257 lps and in the following year until 2031 it can maintain a capacity surplus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

“Laporan data,” Palembang, 2019. [Online]. Available: https://palembangkota.bps.go.id/.

M. M. Haque, P. Egodawatta, A. Rahman, and A. Goonetilleke, “Assessing the significance of climate and community factors on urban water demand,” Int. J. Sustain. Built Environ., vol. 4, no. 2, pp. 222–230, 2015, doi: 10.1016/j.ijsbe.2015.11.001.

“Laporan Realisasi & Evaluasi Produksi,” Palembang, 2019.

“Rencana Bisnis PDAM Tirta Musi Tahun 2019-2023,” Palembang, 2019.

E. Wahyu Diana, M. Sholichin, and R. Haribowo, “Kajian Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih pada PDAM Tirta Barito Kota Buntok,” J. Tek. Pengair., vol. 11, no. 1, pp. 8–17, May 2020, doi: 10.21776/ub.pengairan.2020.011.01.02.

A. Wahyuni and Junianto, “Analisa Kebutuhan Air Bersih Kota Batam Pada Tahun 2025,” Tapak, vol. 6, no. 2, pp. 116–126, 2017.

A. N. S. I. Hendriyani, M. Kencanawati, “Analisis Kebutuhan Air Bersih IPA PDAM Samboja Kutai Kartanegara,” Media Ilm. Tek. Sipil, vol. 7, no. 1, pp. 87–97, 2019.

M. V. Burako, “Proyeksi Kebutuhan Air Bersih Pada Tahun 2021 di Kota Pulang Pisau Menggunakan Metode Aritmatik,” Media Ilm. Tek. Sipil, vol. 6, pp. 79–84, 2018.

S. G.L. Yudha, S. Qomariyah, “Studi Kelayakan Penyediaan Air Minum Kota Surakarta Planning Horizon 10 Tahun (Studi Kasus PDAM Kota SURAKARTA),” Matriks Tek. Sipil, pp. 860–865, 2014, [Online]. Available: https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/42266/Analisis-Biaya-Manfaat-Bcr-Pembuatan-Reservoir-Penyediaan-Air-di-PDAM-Surakarta-Planning-Horizon-10-Tahun-Studi-Kasus-PDAM-Kota-SURAKARTA.

C. Koç, R. Bakış, and Y. Bayazıt, “A study on assessing the domestic water resources, demands and its quality in holiday region of Bodrum Peninsula, Turkey,” Tour. Manag., vol. 62, pp. 10–19, 2017, doi: 10.1016/j.tourman.2017.03.024.

“Penyusunan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum,” Jakarta, 2014.

“Laporan Data Pelanggan,” Palembang, 2020.

Y. Windusari and N. P. Sari, “Kualitas Perairan Sungai Musi di Kota Palembang Sumatera Selatan,” Bioeksperimen J. Penelit. Biol., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2015, [Online]. Available: https://journals.ums.ac.id/index.php/bioeksperimen/article/view/309/266.

S. Susilah, “Studi Analisa Kapasitas Debit Terhadap Kebutuhan Air Bersih Proyeksi Tahun 2009 – 2014 Pada Ipa Bantuan Oxfam (Pdam Tirta Mon Pase) Kabupaten Aceh Utara,” Teras J., vol. 3, no. 2, p. 105, 2017, doi: 10.29103/tj.v3i2.36.

A. Suheri, C. Kusmana, M. Y. J. Purwanto, and Y. Setiawan, “Model Prediksi Kebutuhan Air Bersih Berdasarkan Jumlah Penduduk di Kawasan Perkotaan Sentul City,” J. Tek. Sipil dan Lingkung., vol. 4, no. 3, pp. 207–218, 2019, doi: 10.29244/jsil.4.3.207-218.

E. Rohmaningsih, M. Sholichin, and R. Haribowo, “Kajian Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih Pada Daerah Rawan Air Di Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar,” J. Tenik Pengair., vol. 008, no. 01, pp. 48–59, 2017, doi: 10.21776/ub.jtp.2017.008.01.05.

O. B. S. S.M. Adioetomo, Dasar-dasar Demografi, 2nd ed. Jakarta: Penerbit Salemba Empat, 2010.

B. Yulistiyanto and B. A. Kironoto, “Kajian Pengembangan Pengelolaan Sumberdaya Air Padawilayah Sungai Progo-Opak Serang Dengan Ribasim,” Din. Tek. SIPIL, vol. 8, no. 1, pp. 10–20, 2008.

B. R. Pickard, M. Nash, J. Baynes, and M. Mehaffey, “Planning for community resilience to future United States domestic water demand,” Landsc. Urban Plan., vol. 158, pp. 75–86, 2017, doi: 10.1016/j.landurbplan.2016.07.014.

I. Agustin, N. Sari, A. Karim, C. J. Supit, and L. A. Hendratta, “Perencanaan Sistem Penyediaan Air di Desa Motongkad Utara Kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” J. Sipil Statik, vol. 4, no. 11, pp. 705–714, 2016.

E. M. W. Anastasya Feby Makawimbang Lambertus Tanudjaja, “Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih,” J. sipil statik, vol. 5, no. 1, pp. 985–994, 2017.

Asta, “Analisis Kebutuhan Air Bersih Dan Distribusi Jaringan PDAM Persemaian Kota Tarakan,” Anal. Kebutuhan Air Bersih Dan Distrib. Jar. PDAM Persemaian Kota Tarakan, vol. 2, no. 1, pp. 61–68, 2018.

F. A. Gani, “Efek Penambahan Debit Kebutuhan Pada Daerah Layanan Terhadap Kondisi Existing Pipa Air Bersih Kota Langsa,” Teras J., vol. 8, no. 1, p. 350, 2018, doi: 10.29103/tj.v8i1.143.

U. Fitriati, S. A. Fathurrachman, and A. Rusdiansyah, “Studi Kebutuhan Air Bersih Di Kabupaten Pulang Pisau,” Jukung (Jurnal Tek. Lingkungan), vol. 4, no. 2, pp. 34–41, 2018, doi: 10.20527/jukung.v4i2.6582.

Published
2021-11-02
Section
Articles
Abstract viewed = 92 times
PDF downloaded = 113 times