Pengujian Daya Dukung Tanah Pasir Dengan Perkuatan Geogrid

Bearing Capacity Testing of Sandy Soil Using Geogrid Reinforcement

  • Sarah alwiyah universitas islam riau
Keywords: kuat dukung, tanah pasir, geogrid

Abstract

[ID] Memperbaiki kondisi tanah merupakan salah satu penyelesaian masalah untuk meningkatkan daya dukung tanah dan memperkecil penurunan. Dengan berkembangnya teknologi dalam bidang geoteknik maka perkuatan tanah dapat dilakukan dengan memasang bahan sintetis seperti pemakaian geogrid. Geogrid mengandalkan kekuatan tarik yang tinggi dan kemuluran creep yang rendah, untuk kasus longsoran geogrid ditempatkan pada lapisan tanah, ditimbun, dan dipadatkan lapis demi lapis sehingga dapat menjaga menstabilkan tanah dengan mendistribusikannya menjadi kuat tarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh panjang geogrid terhadap penambahan daya dukung tanah pasir dan jumlah lapisan geogrid yang paling efisien untuk meningkatkan daya dukung tanah pasir terhadap beban pondasi dangkal menerus dengan perkuatan geogrid produk Tencate Geosynthetis asia Sdn Bhd (Malaysia) tipe GX 40/40 serta memiliki short term tensile strength 40 Kn/m.  Penilitian ini dilakukan dengan menggunakan model pondasi menerus yang diletakkan diatas kotak transparan yang diisi pasir dengan kondisi kepadatan relatif (Dr) 20%-40% dan diberi beban tegak lurus menggunakan dongkrak hidrolik. Dari hasil penelitian diketahui model keruntuhan yang terjadi adalah jenis Local shear dimana geogrid mengalami tarikan pada lokasi sekitar dibawah pondasi dengan lapisan teratas dan lapisan kedua mengalami tarikan yang lebih besar. Pada pengujian penempatan geogrid lapisan teratas terhadap pondasi menunjukkan bahwa penambahan kuat dukung terbesar diperoleh pada LG/B = 3. Pada pengujian penggunaan geogrid 2 lapis diperoleh jarak antara lembaran geogrid (s) menunjukkan bahwa penambahan kuat dukung terbesar diperoleh dengan jarak s = 0,4B. Pada pengujian jumlah pemasangan lapisan geogrid menunjukkan bahwa kuat dukung meningkat dari pemasangan 1 lapisan menjadi 2 lapisan dan penambahan jumlah selanjutnya tidak menunjukkan penambahan kuat dukung yang cukup segnifikan.

[EN] Improving soil conditions is a solution to the problem to increase the bearing capacity of the soil and minimize subsidence. With the development of technology in the geotechnical field, soil strengthening can be done by installing synthetic materials such as the use of geogrids. Geogrids rely on high tensile strength and low creep elongation, in the case of landslides the geogrids are placed in the soil layer, stockpiled and compacted layer by layer so as to keep the soil stable by distributing it into tensile strength. This experimen was conducted to determine the effect of long a geogrid sand soil beraring capacity and the number of layers of geogrid, the most efficient way to increase soil bearing capacity of shallow foundation of sand on the continuous load with a geogrid reinforcement the product of Tencate Geosynthetis asia Sdn Bhd (Malaysia) type GX 40/40 and The mean ultimate tensile strength 40 Kn/m. The experiment was performed using continuous foundation model placed on a transparent box filled with sand with the relative density (Dr) 20%-40% and given a perpendicular load using hydrolic jack. From the results of research known mode of failure that occurs is a kind of Local shear where the geogrid experienced the pull on the location around under the foundation with the top layer and the second layer having the pull is greater. On testing the placement of the geogrid layer the top to the foundation showed that the addition of strong carrying capacity of the largest obtained in LG/B = 3. On testing the use of geogrid 2 layers obtained by the distance between the sheets geogrid (s) show that the addition of strong carrying capacity of the largest obtained by a distance s = 0,4 B. On testing the installation of a layer of geogrid showed that strong support increased from mounting 1 layer into 2 layers and the addition of a number of further does not show the addition of support strong enough segn.

Downloads

Download data is not yet available.

References

K. . Suryolelono, Geosintetik Teknik. Yokyakarta: Penerbit Nafiri, 2000.

H. . Hardiyatmo, Teknik Fondasi 1, Edisi Kedu. Yokyakarta: Beta Offset, 2002.

J. E. Bowles, Analisis dan Desain Pondasi, Edisi Keem. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1998.

K. . Suryolelono, Perancangan Fondasi. Yokyakarta: Penerbit Nafiri, 2004.

M. Simorangkir, “Analisis Daya Dukung Pondasi Dangkal Bujursangkar Dengan Perkuatan Geotekstil,” USU Medan, 2004.

M. T. Das, B.M., and Omar, “The effects of foundation width on model tests for the bearing capacity of sand with geogrid reinforcement,” Geotech. Geol. Eng., vol. 12, pp. 133–141, 1994.

H. . Hardiyatmo, Geosintetik Untuk Rekayasa Jalan Raya, Perancangan dan Aplikasi. Yokyakarta: GadjahMada University Press, 2008.

H. . Hardiyatmo, Mekanika Tanah 1. Yokyakarta: GadjahMada University Press, 2006.

R. . Koerner, Designing with Geosynthetics, Second Edi. Philadelpia: PRENTICE HALL, Englewood Cliffs, N.J. 07632.

B. . Das, Principles of Foundation Engineering, Fouth Edit. Boston: PWS-KENT Publishing Company, 1990.

R. Munir, Metode Numerik, Revisi Ked. Bandung: Penerbit Informatika, 2008.

P. Utomo, “Daya Dukung Ultimit Pondasi Dangkal Diatas Tanah Pasir Yang Diperkuat Geogrid,” Civ. Eng. Dimens., vol. 06, no. 01, pp. 15–20, 2004.

B. . Das, “Mekanika Tanah I,” in ."Principles of Geotecnical Enginering, Edisi Keem., I. . Mochtar, N.E, Mochtar, Ed. Fakultas Teknik Sipil ITS: Penerbit Erlangga, 1995.

Fragaszy, J.R., and Lawton, E., “Bearing capacity of reinforced sand subgrades,” J. Geotech. Eng. ASCE, vol. 110, no. No.10, pp. pp. 1500–1507, 1984.

Akinmusuru, J.O., and Akinbolade, J.A., “No Title,” Stab. loaded footing Reinf. soil.”Journal Geotech. Eng. ASCE, vol. 107, no. 06, pp. 819–827, 1981.

Yetimoglu,T., “Discussion: large model spread footing load tests on geosynthetic reinforced soil foundations,” J. Geotech. Geoenvironmental Eng. ASCE, vol. 124, no. 11, pp. 1157–1158, 1998.

Published
2021-04-29
Section
Articles
Abstract viewed = 189 times
PDF downloaded = 111 times