Identifikasi Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Soekarno – Hatta, Palembang

Flexible Pavement Damage Identification on Section of Soekarno – Hatta Road, Palembang

  • Muhammadiya Rifqi Universitas Sriwijaya
  • Heni Fitriani Universitas Sriwijaya
Keywords: Kerusakan Jalan, Perkerasan Lentur (Flexible Pavement), Pavement Condition Index (PCI)

Abstract

[IN] Ruas Jalan Soekarno-Hatta kota Palembang merupakan Jalan Nasional yang berkelas Jalan Arteri Primer yang dilapisi dengan perkerasan lentur (flexible pavement). Jalan yang diamati dari Simpang Empat fly over Tanjung Api-Api hingga Simpang Empat Macan Lindungan  memiliki panjang 8,45 kilometer. Saat itu kota Palembang sedang menggenjot pembangunan proyek venue dan LRT guna menyukseskan perhelatan olahraga Asian games. Ruas Jalan Soekarno-Hatta Palembang digunakan sebagai aktivitas lalulintas kendaraan proyek akibatnya terjadi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalulintas yang tak terkendali, sehingga dikhawatirkan berdampak pada kualitas perkerasan jalan tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kerusakan permukaan perkerasan lentur jalan dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index). Survei metode PCI dilakukan secara visual berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan jalan dengan penilaian numerik antara nol (gagal) hingga seratus (sempurna). Hasil identifikasi kerusakan permukaan jalan menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi pada ruas jalan tersebut sebanyak tujuh jenis yaitu kegemukan, amblas, keriting, pelepasan butiran, retak kulit buaya serta tonjolan dan lengkungan. Jumlah unit sampel segmen jalan yang mengalami kerusakan sebanyak 17 unit sampel dari total yang diteliti 68 unit sampel dengan nilai rata-rata PCI didapatkan sebesar 95,655 artinya jalan tersebut dengan kondisi “Sempurna”. Meskipun ruas jalan tersebut tergolong sempurna secara kondisi, akan tetapi masih terdapat kerusakan yang terjadi pada ruas tersebut, untuk itu perlu dilakukan pemeliharaan jalan pada unit sampel yang rusak sehingga dapat menjaga kualitas serta umur layak ruas jalan tersebut.

[EN] The Soekarno-Hatta Road section of the city of Palembang is a classy National Road of the Primary Arterial Road that is equipped with flexible pavement. The road chosen from Simpang Empat fly over Tanjung Api-Api to Simpang Empat Macan Lindungan has a length of 8.45 kilometers. At present the city of Palembang is being promoted by a construction site and LRT project to succeed in the sporting event Asian games. The Soekarno-Hatta Palembang Road Section is used as a project vehicle traffic activity resulting in an increase in vehicle volume and uncontrolled traffic density, so it is feared to have an impact on the quality of the pavement. The purpose of this study was to identification road surface damage using the PCI (Pavement Condition Index) method. PCI survey method is carried out  visually based on the type and severity level of road damage with a numerical rating between zero (failed) to one hundred (excellent). The results of identification of road surface damage showed that there were 7 types of damage that occurred on the road section namely bleeding, depression, corrugation, weathering and raveling, potholes, alligator cracking, and bumps and sags. The number of sample units of the road segment that suffered damage as many as 17 sample units of the total studied by 68 units samples with an average value of PCI obtained by 95,655, This means that the road with the condition "excellent". Even though the road is classified as excellent, but damage is still needed in that section, for this reason it is necessary to maintain the road on the damaged sample unit so that it can be used at a reasonable quality for the life of the road section.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Y. Arta, Yosritzal, dan R. Yuliet, “Identifikasi Masalah dan Jenis Penanganan Kerusakan Jalan Suliki - Simpang Sungai Dadok Kabupaten Lima Puluh Kota,” 4th ACE Conf., no. November 2017, 2018.

Undang-Undang No 13 (2003), “Undang-undang republik indonesia nomor 13 tahun 1980 tentang Jalan,” hal. 1–17, 1980.

F. yudha Satrya, “Tinjauan Pelaksanaan AC-BASE (Asphalt Concrete-Base) Pada Pembangunan Jalan Soekarno Hatta (Palembang Western Ring Road),” Universitas Bina Darma, 2012.

M. V. Mohod dan K. N. Kadam, “A Comparative Study on Rigid and Flexible Pavement: A Review,” IOSR J. Mech. Civ. Eng., vol. 13, no. 3, hal. 84–88, 2016, doi: 10.9790/1684-1303078488.

A. Mohamed, A. Zaltoum, W. Kushardjoko, dan E. E. Yulipriyono, “Evaluation Pavement Distresses Using Pavement Condition Index ( Case Study : Secondary Road in the North east Part of Libya in Koums City ),” hal. 1–8.

P. Lentur, “Studi Perbandingan Biaya Konstruksi Perkerasan Kaku Dan Perkerasan Lentur,” J. Tek. Sipil Univ. Atma Jaya Yogyakarta, vol. 9, no. 1, hal. 1–10, 2008.

M. Susanto, S. Putra, dan I. W. Diana, “Identifikasi Jenis Kerusakan Pada Perkerasan Kaku ( Studi Kasus Ruas Jalan Soekarno-Hatta Bandar Lampung ),” JRSDD, vol. 4, no. 3, hal. 523–530, 2016.

Pemerintah Republik Indonesia, “Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan,” Lembaran Negara Republik Indones. Tahun 2006 Nomor 86, 2006.

F. Juwita dan D. Ariadi, “ANALISIS JENIS KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX ( Study Kasus Jalan Ratu Dibalau Bandar Lampung ),” TAPAK, vol. 8, no. 1, hal. 66–78, 2018.

V. annisah Putri, “Identifikasi jenis kerusakan pada perkerasan lentur,” Universitas Lampung, 2016.

M. F. Toyfur, K. S. Pribadi, S. S. Wibowo, dan I. W. Sengara, “Vulnerability factor in earthquake risk assessment model for roads in Indonesia,” MATEC Web Conf., vol. 229, 2018, doi: 10.1051/matecconf/201822903009.

H. Mubarak dan U. Abdurrab, “Analisa Tingkat Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index ( PCI ),” reaserch gate, vol. D, no. April, hal. 1–16, 2017, [Daring]. Tersedia pada: 315885933_ANALISIS_TINGKAT_PELAYANAN_JALAN_RIAU_DITINJAU_DARI_PERBANDINGAN_ANTARA_VOLUME_DENGAN_KAPASITAS_JALAN_DI_KOTA_PEKANBARU.

A. Suswandi, W. Sartono, H. C. H, J. Teknik, S. Fakultas, dan G. M. Universitas, “Evaluasi tingkat kerusakan jalan dengan methode Pavement Conditon Index (PCI) untuk menunjang pengambilan keputusan (studi kasus : jalan lingkar selatan , Yogyakarta),” Civ. Eng. Forum Tek. Sipil UGM, vol. 18 No 3, hal. 934–946, 2008, [Daring]. Tersedia pada: http://ced.petra.ac.id/index.php/cef/article/view/17513/17431.

ASTM, “Designation: D 6433-11 Standard Practice for Roads and Parking Lots Pavement Condition Index Surveys,” ASTM Int., vol. D6433, no. 11, hal. 49, 2011, doi: 10.1520/D6433-11.2.

S. A. Karim F, Rubasi K, “The Road Pavement Condition Index (PCI) Evaluation and Maintenance: A Case Study of Yemen,” GRUYTER OPEN, hal. 1446–1455, 2016, doi: 10.1515/otmcj-2016-0008.

ASTM, “Designation: D 6433-07 Standard Practice for Roads and Parking Lots Pavement Condition Index Surveys,” 2008, [Daring]. Tersedia pada: http://www.cee.mtu.edu/~balkire/CE5403/ASTMD6433.pdf.

AASHTO, A policy on geometric design of highways and streets, 2001. 2001.

Published
2020-04-29
Section
Articles
Abstract viewed = 118 times
PDF downloaded = 62 times