Pengaruh Dimensi Tiang Mini Dan Faktor Aman Terhadap Lendutan Pelat Terpaku Tiang Tunggal

The Effect of Mini Pile Dimensions And Safe Factors on The Deflection of Single-Pile Nailed Slab

  • Ferly Oktavia Universitas Islam Riau
  • Anas Puri Universitas Islam Riau
  • Roza Mildawati Universitas Islam Riau

Abstract

[ID] Perkerasan Sistem Pelat Terpaku merupakan pengembangan Sistem Cakar Ayam yang berfungsi sebagai salah satu alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan konstruksi jalan pada tanah lunak. Selain itu, kenaikan kapasitas dukung tanah dasar akibat pengaruh dukungan tiang-tiang pada pelat akan mengurangi kebutuhan tebal perkerasan beton dan memperkaku sistem perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh diameter tiang masif dan faktor aman terhadap lendutan pelat terpaku tiang tunggal. Dimensi struktur pelat terpaku dan data material mengacu pada Puri (2017). Sistem ini dibebani dengan pembebanan tekan sentris. Perhitungan lendutan dan gaya dalam pelat menggunakan metode BoEF, berdasarkan tambahan modulus reaksi tanah dasar ekivalen yang dibandingkan dengan lendutan hasil pengamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besaran faktor aman mempengaruhi nilai lendutan hitungan. Lendutan hitungan meningkat dengan peningkatan faktor aman. Penggunaan faktor aman 1,0 memiliki pola lendutan mendekati lendutan pengamatan untuk tiang bulat. Analisis perhitungan lendutan dengan ukuran mini pile  yang semakin besar menghasilkan lendutan pelat yang semakin kecil. Variasi SF tidak berpengaruh signifikan terhadap momen pelat.

[EN] The Nailed-Slab Pavement System is the development from the pavement of the Cakar Ayam System which as an alternative solution to solve the problem of road construction in soft soil. In addition, the increase in bearing capacity of the subgrade due to the influence of the poles support on the plate will reduce the need for thick concrete pavement and strengthen the pavement system. This study aims to learn the effect of massive pole diameter and safe factors on the deflection of single-pile Nailed Slab. The dimensions of the Nailed-slab structure and material refer to Puri (2017). This system is burdened with press centric loading. Calculation of deflection and force in plates uses the BoEF method, based on the additional modulus of the subgrade equivalent reaction which is compared to the deflection observed. The results of the analysis show that the magnitude of the safe factor affects the value of the deflection calcutation. This deflection  increases with an increase in safe factors. The use of the safe factor 1.0 has a deflection pattern that is closer to the observation deflection for the round pile. Analysis of the deflection calculation with the size of the mini pile which gets bigger results in a smaller slab deflection. SF variations have no significant effect on the plate moment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriliyani, N., Puri, A., Ardiansyah, R. (2017). “Penerapan Modulus Reaksi Subgrade Ekivalen Metode Puri, dkk (2012) dalam Perhitungan Lendutan Pelat pada Perkerasan Sistem Cakar Ayam Modifikasi”. Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil dan Perencanaan (KN-TSP) 2017, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Riau, Pekanbaru, 9 Februari 2017, pp. 29-35.
Agustin, D.R., Puri, A., Ardiansyah, R. (2017). “Perhitungan Lendutan Perkerasan Jalan Sistem Cakar Ayam Modifikasi dengan Variasi Faktor Aman pada Tambahan Modulus Reaksi Subgrade”.Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil dan Perencanaan (KN-TSP) 2017, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam Riau, Pekanbaru, 9 Februari 2017, pp. 76-84.
Das, B.M. (2011). Principle of Foundation Engineering, 7ed., Stamford: Cencage Learning
Dewi, D.A. (2009). Kajian Pengaruh Tiang Tunggal Terhadap Nilai Koefisien Reaksi Subgrade Ekivalen Pada Uji Beban Skala Penuh, Tesis, Program Studi Teknik Sipil, Program Pascasarjana UGM, Yogyakarta, Indonesia.
Hardiyatmo, H.C. (2008). “Sistem‘PelatTerpaku’ (Nailed Slab) Untuk Perkuatan Pelat Beton Pada Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)”. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Tepat Guna dalam Penanganan Sarana-prasarana, MPSP JTSL FT UGM., pp. M-1—M-7.
Hardiyatmo, H.C. (2009). Metoda Hitungan Pelat dengan Menggunakan Modulus Reaksi Tanah Dasar Ekivalen untuk Struktur Pelat Fleksibel, sub mitted in Dinamika Teknik.
Hardiyatmo, H.C. (2011). “Method to Analyze the Deflection of the Nailed-Slab System”. International Journal of Civil and Environmental Engineering IJCEE-IJENS. Volume 11 Number 4, pp.22-28.
Muhu, H.L.Y. (2007). Kajian Lendutan Pada Sistem Cakar Ayam Akibat Variasi Lebar Pelat (Model Sistem Cakar Ayam dari Pelat Baja). Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil dan Lingkungan, UGM, Yogyakarta, Indonesia.
Puri, A. (2017). “Developing the Curve of Displacement Factor for Determination The Additional Modulus of Subgrade Reaction on Nailed-slab Pavement System”. International Journal of Technology (IJTech), Vol. 8 No. 1 (2017)124-133. ISSN2086-9614. 6 Agustus 2018.
http://ijtech.eng.ui.ac.id/article/view/232.
Puri, A. (2017). “Effect Of Safety Factors On The Calculated Deflection Of 1-Pile Row Full Scale Nailed-Slab Pavement System Resting On Soft Clay Due To Concentric Loadings”. Proc. 1st International Conference of Science Engineering Technology (ICoSET), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Riau, Pekanbaru, 8-9 November 2017.
Puri, A. (2015a). Perilaku Perkerasan Sistem Pelat Terpaku Pada Lempung Lunak. Disertasi, Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Puri, A. (2015b). “Validasi Metode Analisis Lendutan Perkerasan Sistem Pelat Terpaku Pada Model Skala Penuh Dengan Satu Baris Tiang”. Prosiding PIT XIX dan KOGEI X, HATTI, pp. 453-464, (ISBN 978-602-17221-3-8).
Puri, A. (2015c). “Studi Parametrik Perkerasan Sistem Pelat Terpaku Pada Tanah Dasar Lunak”. Proc. 1st Annual Civil Engineering Seminar (ACES), pp. 305-313, (ISBN 978-979-792-636-6).
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., Rifa’i, A. (2011b). “Contribution of Wall Barrier to Reduce the Deflection of Nailed-Slab System in Soft Clay”. Proc. of 9th Indonesian Geotech. Conf. and 15th Annual Scientific Meeting (KOGEI IX & PIT XV) HATTI, HATTI, Jakarta, 7-8 December 2011, pp. 299-306 (in Indonesian).
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., Rifa’i, A. (2012a). “Determining Additional Modulus of Subgrade Reaction Based on Tolerable Settlement for the Nailed-slab System Resting on Soft Clay”.IJCEE-IJENS, Vol. 12 No. 3 (2012) 32-40. 6 Agustus 2018. http://ijens.org/IJCEE%20Vol%2012%20Issue%2003.html.
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., Rifa’i, A. (2012b). “Application of the Additional Modulus of Subgrade Reaction to Predict the Deflection of Nailed-slab System Resting on Soft Clay Due to Repetitive Loadings”. Proceedings of Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-16 (PIT) HATTI, Jakarta, 4 December, Indonesia, pp. 217-222.
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B.,Rifa’i, A. (2013). “Penerapan Metode Analisis Lendutan Pelat Terpaku Pada Model Skala Penuh dan Komprasi dengan Uji Pembebanan”, Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTeKS7), Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, 24-26 October 2013, pp. G201-G211.
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B.,Rifa’i, A. (2014).“Behavior of Nailed-slab System on Soft Clay Due to Repetitive Loadings by Conducting Full Scale Test”. Proc. 17thIntrntl.Symp. FSTPT, University of Jember, pp. 739-750.
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., Rifa’i, A. (2015).“Perilaku Perkerasan Sitem Pelat Terpaku Pada Tanah Dasar Lempung Lunak”. Prosiding Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil (KNPTS) 2015, Institut Teknologi Bandung, Bandung, 12 Nopember 2015, ISSN 2477-0086, pp. 7-17.
Published
2018-10-30
Section
Articles
Abstract viewed = 128 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 232 times