Evaluasi Pencapaian Standar Pelayanan Minimum Park and Ride di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Transportasi Umum

Evaluation of Minimum Service Standard Achievement at Park and Ride Facilities in the Special Region of Yogyakarta to Improve Public Transportation Services

Authors

  • Ani Tjitra Handayani Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Agus Erwansyah Politeknik Madyathika

DOI:

https://doi.org/10.25299/saintis.2026.vol26(02).30318

Keywords:

Park and Ride, Standar Pelayanan Minimum, Kepuasan Pengguna, Importance Performance Analysis (IPA)

Abstract

[IN] Park and Ride merupakan fasilitas pendukung integrasi transportasi yang berperan dalam menghubungkan perjalanan kendaraan pribadi dengan transportasi umum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pencapaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) serta mengidentifikasi prioritas peningkatan pelayanan Park and Ride di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner pengguna. Evaluasi pencapaian SPM mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 24 Tahun 2021, sedangkan persepsi pengguna dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian SPM Park and Ride secara keseluruhan mencapai 98,99%, sedangkan indeks rata-rata kepuasan pengguna sebesar 87%, yang menunjukkan bahwa pengguna berada pada kategori sangat puas terhadap pelayanan dan fasilitas Park and Ride. Hasil pemetaan Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa sebagian besar atribut pelayanan berada pada Kuadran II (Pertahankan Kinerja). Atribut pada Kuadran I (Prioritas Utama) ditemukan pada Park and Ride Ngabean, Gamping, dan Prambanan, yang menunjukkan adanya atribut dengan tingkat kepentingan tinggi tetapi kinerja masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menunjukkan bahwa pencapaian SPM yang tinggi belum sepenuhnya menghilangkan kebutuhan peningkatan kualitas berdasarkan persepsi pengguna. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan perlu difokuskan pada atribut prioritas dengan tetap mempertahankan kinerja atribut yang telah memenuhi harapan pengguna.

[EN] Park and Ride facilities are an important component of transport integration, serving to connect private vehicle trips with public transportation. This study aims to evaluate the achievement of Minimum Service Standards (MSS) and identify priorities for improving Park and Ride services in the Special Region of Yogyakarta, Indonesia. A descriptive-comparative quantitative approach was employed, with data collected through observation, documentation, and user questionnaires. The evaluation of MSS achievement refers to Minister of Transportation Regulation No. 24 of 2021, while user perceptions were analyzed using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The results indicate that the overall achievement of the MSS for Park and Ride facilities reached 98.99%, while the average user satisfaction index was 87%, indicating a very high level of user satisfaction with the services and facilities provided. The Importance Performance Analysis (IPA) results show that most service attributes were located in Quadrant II (Keep Up the Performance). Attributes in Quadrant I (Top Priority) were identified at the Ngabean, Gamping, and Prambanan Park and Ride facilities, indicating attributes that are considered highly important by users but whose performance still requires improvement. These findings indicate that a high level of MSS achievement does not entirely eliminate the need for service improvements based on user perceptions. Therefore, service improvement should focus on priority attributes while maintaining the performance of attributes that have already met user expectations.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Agus Erwansyah, Politeknik Madyathika

Dosen Program Studi Manajemen Konstruksi, Politeknik Madyathika 

References

[1] S. E. Palupiningtyas, “Kriteria Fasilitas Park and Ride Sebagai Pendukung Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan,” Jakarta Pusat, Apr. 2015.

[2] A. G. Asapa, “Park and Ride Sebagai Bagian dari Pelayanan Kereta Api Perkotaan Bandung,” Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, vol. 25, no. 2, pp. 157–173, Aug. 2014, doi: https://doi.org/10.5614/jpwk.2015.25.2.5.

[3] B. Krisnady and T. Rahaju, “Implementasi Kebijakan Parkir Park and Ride Mayjend Sungkono Pada Dinas Perhubungan Kota Surabaya,” Surabaya, Jun. 2020. doi: https://doi.org/10.26740/publika.v8n3.p%25p.

[4] M. N. B. Adi, S. Priyanto, and S. Malkhamah, “Evaluasi Kinerja Halte Bus dengan Metode SERVQUAL (Studi Kasus Halte Trans Jogja Trayek 1A, 1B, 2A, dan 2B),” Jurnal Teknisia, vol. 25, no. 1, pp. 10–20, May 2020, doi: https://doi.org/10.20885/teknisia.vol25.iss1.art2.

[5] F. A. Darmawan and W. Herijanto, “Perencanaan Gedung Park and Ride di Stasiun Maguwo Yogyakarta untuk Mendukung Beroperasinya KRL Solo–Yogyakarta,” Jurnal Teknik ITS, vol. 11, pp. E15–E20, 2022, doi: 10.12962/j23373539.v11i1.82290.

[6] P. Astuti, R. Marsela, Mardianto, and T. A. Putri, “Persepsi Masyarakat Terhadap Fasilitas Dan Pelayanan Angkutan Umum Trans Metro Pekanbaru,” Jurnal Saintis, vol. 18, pp. 23–32, Oct. 2018, doi: https://doi.org/10.25299/saintis.2018.vol18(2).3149.

[7] M. Z. Muttaqin, “Kualitas Pelayanan Trans Metro Pekanbaru Sebagai Angkutan Komuter Mahasiswa (Studi Kasus: Kelompok Mahasiswa Komuter Fakultas Teknik Universitas Islam Riau,” Apr. 2017. doi: https://doi.org/10.25299/saintis.2018.vol18(2).3149.

[8] T. Murtejo, A. Muhajir, A. Alimuddin, and N. Chayati, “Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Trans Pakuan Trayek Terminal Bubulak via Cidangiang – Ciawi di Kota Bogor,” Jurnal Komposit, vol. 7, no. 1, pp. 61–68, Feb. 2023, doi: 10.32832/komposit.v7i1.7367.

[9] S. Al Farisi and W. Herijanto, “Perencanaan Gedung Park and Ride di Stasiun Bojong Gede Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Jawa Barat,” Jurnal Teknik ITS, vol. 9, no. 1, pp. E20–E25, Jul. 2020, doi: 10.12962/j23373539.v9i1.50466.

[10] S. Siyoto and M. A. Sodik, Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.

[11] S. Suryabrata, Metodologi Penelitian, 2nd ed. Jakarta: Rajawali Pers, 2005.

[12] S. Effendi, Metode penelitian survei, 3rd ed. Jakarta: LP3ES, 2012.

[13] S. Lemeshow, D. W. Hosmer, J. Klar, and S. K. Lwanga, Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1997.

[14] J. A. Martilla and J. C. James, “Importance-Performance Analysis,” J. Mark., vol. 41, no. 1, pp. 77–79, Jan. 1977.

[15] I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, 5th ed. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2011.

[16] L. Fajri, S. Sugiarto, and R. Anggraini, “Penerapan Metode IPA (Importance Performance Analysis) untuk Menganalisis Kepentingan dan Kepuasan Penumpang terhadap Kualitas Pelayanan Bus Trans Koetaradja (Studi Kasus: Koridor I Keudah–Darussalam),” Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan, vol. 2, no. 2, pp. 164–173, Jun. 2019, doi: 10.24815/jarsp.v2i2.13453.

[17] Firdaus, “Aplikasi Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk Analisa Peningkatan Kualitas Pelayanan Berdasarkan Persepsi Pengguna Moda Transportasi Bus AKDP dan AKAP pada Terminal Type B (Studi Kasus pada Terminal Caruban – Kabupaten Madiun),” Develop, vol. 4, no. 1, pp. 63–84, 2020, doi: 10.25139/dev.v4i1.2277.

[18] J. Supranto, Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

[1]
A. T. Handayani and A. Erwansyah, “Evaluasi Pencapaian Standar Pelayanan Minimum Park and Ride di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Transportasi Umum: Evaluation of Minimum Service Standard Achievement at Park and Ride Facilities in the Special Region of Yogyakarta to Improve Public Transportation Services”, SAINTIS, vol. 26, no. 02, pp. 81–94, Oct. 2026.

Issue

Section

Articles