ANALISIS USAHATANI JERUK SIAM DI KECAMATAN PAGARAN APAH DARUSSALAM KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU

Authors

  • Muhammad Ikhsan Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Riau, Kota Pekanbaru Provinsi Riau
  • Elinur Dosen Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Riau, Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Keywords:

Jeruk Siam, Teknik Budidaya, Usahatani

Abstract

Jeruk siam (Citrus Nobilis) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sebagai sumber pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Karakteristik petani dan profil usahatani jeruk siam 2) Teknik budidaya usahatani jeruk siam 3) Penggunaan faktor produksi, biaya produksi, pendapatan, efisiens dan break even point usahatani jeruk siam. Penelitian ini menggunakan metode survei yang berlokasi di tiga desa yaitu Desa Sangkir Indah, Pagaran Tapah dan Kembang Damai di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau yang dilaksanakan pada Mei sampai Oktober 2025. Responden diambil secara simple random sampling dengan jumlah petani 45 orang petani jeruk siam. Hasil penelitian menujukkan karakteristik petani jeruk siam adalah rata-rata umur 47 tahun, rata-rata tingkat pendidikan yaitu 8 tahun (SMP), rata-rata pengalaman berusahatani yaitu 8 tahun dan rata-rata jumlah anggota keluarga petani adalah 4 orang. Profil usaha diperoleh rata-rata luas lahan produksi 0,51-2 Ha sebanyak 36 orang, status lahan milik sendiri, rata-rata modal awal usaha Rp 85.169.678, rata-rata produksi yaitu 28.180 Kg/Ha, dan produktifitas sebesar 20.473 Kg/Ha. Teknik budidaya meliputi penyiangan secara manual dan menggunakan mesin rumput 2–3 kali per musim tanam, pemupukan kombinasi pupuk kimia dan organik dengan frekuensi 3–4 kali per tahun, pemangkasan pemeliharaan dan produksi, pengendalian hama dan penyakit secara dominan menggunakan pestisida kimia dengan frekuensi tinggi, serta panen dua kali per tahun saat musim buah matang. Biaya produksi sebesar Rp 71.961.041/periode produksi, pendapatan kotor sebesar Rp 281.804.444/periode produksi, pendapatan bersih sebesar Rp 209.843.404/periode produksi, RCR sebesar 3,7, BEP produksi 13.883 Kg, BEP harga Rp 2.835,74/Kg BEP penerimaan sebesar Rp. 133.143.6648/Ha.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

30-10-2025