Analisis Pengadaan Input Produksi dan Subsistem Usahatani Padi Sawah di Desa Saik Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi

  • Darus Darus Universitas Islam Riau
Keywords: saprodi, padi sawah, produktivitas

Abstract

Ketersediaan bahan pangan yang dapat untuk mencukupi kebutuhan seluruh penduduk di suatu daerah  menjadi perhatian Pemerintah, karena ketahanan pangan dapat menjaga stabilitas pada  suatu daerah tersebut. Kabupaten Kuantan Singingi yang mempunyai potensi pertanian yang  besar untuk dikembangkan, hal ini di dukung oleh ketersediaan lahan yang luas serta sumber daya manusia yang mayoritas bergerak di bidang pertanian. Sehingga wilayah ini dijadikan sebagai salah satu dari sembilan kabupaten  lumbung padi dalam Program Operasi Pangan Riau Makmur. Desa Saik merupakan Desa dalam wilayah otonomi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Sebagian besar masyarakatnya beraktivitas dalam bidang tanaman pangan  padi sejak tahun 1987, namun demikian produktivitas padi di daerah tersebut masih rendah dibuktikan belum berhasilnya Kecamatan Kuantan Mudik  Berswaswmbada Pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengadaan sarana produksi dan keragaan usahatani padi sawah di Desa Saik Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana produksi usahatani padi di Desa Saik tersedia sesuai dengan kebutuan petani, yang ditunjukkan dengan perolehan rerata skor 6 enam tepat > 75 yaitu 81,04. Pada subsistem usahatani padi desa saik diketahui hasil produksi petani berupa beras dengan rata-rata jumlah produksi 4,033.65 kg/ha/musim tanam, petani memperoleh pendapatan kotor sebesar Rp 39,933,103.57/ha/ musim tanam, pendapatan bersih sebesar Rp 10,642,137.69 /ha/ musim tanam, dan rata-rata jumlah pendapatan keluarga yang diperoleh petani dari hasil usahatani padi sawah pada penelitian ini adalah Rp 25,126,273.10 /ha/ musim tanam. Melalui analisa pembiayaan dan analisis efisiensi diperoleh nilai RCR 1,36, yang menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Saik layak untuk dikembangkan,  diiringi usaha untuk meningkatkan efisiensi penggunaan saprodi dan tenaga kerja, sehingga dapat menekan biaya produksi dengan tetap mengupayakan produktifitas hasil yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-09-25
Section
Articles
Abstract viewed = 51 times
Artikel PDF downloaded = 18 times