PELATIHAN SYUKUR AL-GHAZALI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA PEMBINA ASRAMA PESANTREN MAHASISWI YOGYAKARTA

  • Rizqi Aulia Rahmah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga
  • Very Julianto Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga
Keywords: syukur, stres, pembina asrama pesantren mahasiswi

Abstract

Being a coach in a boarding school student has its own challenges. There are many tasks and roles as a coach as well as final year students, making coaches vulnerable to stress. Individuals who experience stress tend to experience disorders in physical, emotional, cognitive, and behavioral functions. This study aims to reduce the stress level of coaches through Al-Ghazali’s gratitude training. Subjects in this study were women of early adulthood (18-40 years), were coaches of boarding schools for female students, had moderate or high stress levels, and were willing to take part in Al-Ghazali's gratitude training. This study used the quasi-experimental method with two group pre-test post-test design. The control and experimental groups each consisted of 15 coaches. Measurement of stress levels using the Perceive Stress Scale (PSS-10). Analysis of the data used is a comparative test using the independent t test to find out the differences in the average value between one group and the other groups. The results of this study indicated that Al-Ghazali’s gratitude training can reduce stress levels in female boarding school coaches, reinforced by the results of observations and interviews. Research showed that Al-Ghazali's gratitude training can change the subject's perception of problems in his life. Subjects begin to see what is happening to them both pleasant and unpleasant is God's will and by using a perspective of gratitude.

Keywords : gratitude, stress, coaches of boarding school for college students

Abstrak

Menjadi seorang pembina asrama di pesantren mahasiswa memiliki tantangan tersendiri. Ada banyak tugas dan peran sebagai pembina asrama sekaligus mahasiswa menjadikan pembina asrama rentan mengalami stres. Individu yang mengalami stres cenderung mengalami gangguan dalam fungsi fisik, emosi, kognitif, dan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres pembina asrama melalui pelatihan syukur Al-Ghazali. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita usia dewasa awal (18-40 tahun), merupakan pembina asrama pesantren mahasiswi, memiliki tingkat stres sedang atau tinggi, dan bersedia mengikuti pelatihan syukur Al-Ghazali. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan two group pre-test post-test design. Kelompok kontrol dan eksperimen masing-masing terdiri dari 15 orang pembina asrama. Pengukuran tingkat stres menggunakan Perceive Stress Scale (PSS-10). Analisa data yang digunakan adalah uji komparatif dengan menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pelatihan syukur Al-Ghazali dapat menurunkan tingkat stres pada pembina asrama pesantren mahasiswi, dimana hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t = 5,326 dan sig. = 0,000 (p<0,005), diperkuat dengan hasil observasi dan wawancara. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan syukur Al-Ghazali dapat mengubah persepsi subjek terhadap permasalahan dalam hidupnya. Subjek mulai melihat apa yang sedang terjadi pada diri mereka baik itu menyenangkan dan tidak menyenangkan adalah atas kehendak Allah dan dengan menggunakan perspektif kebersyukuran.

Kata kunci : syukur, stres, pembina asrama pesantren mahasiswi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-31
Abstract viewed = 25 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 22 times