Strategi Penguatan Governansi Digital Informasi Sejarah Tentara Nasional Indonesia

Authors

  • Adhitya Hendra Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Bahrullah Akbar Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Ahmad Averus Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.25299/jkp.2026.vol12(1).27064

Keywords:

Governansi Digital, Informasi Sejarah, Tentara Nasional Indonesia, Keterbukaan Informasi Publik, Pusjarah TNI.

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan penguatan governansi digital dalam pengelolaan informasi sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai upaya penguatan keterbukaan informasi publik. Pusat Sejarah TNI (Pusjarah TNI) telah memanfaatkan website sebagai media publikasi sejarah, namun implementasi tata kelola digital masih menghadapi keterbatasan pada aspek kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia, integrasi data, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menggunakan teori Governansi Digital dan pendekatan Model Empat Tahap Pengembangan e-Government (Layne & Lee) untuk menganalisis tingkat kematangan tata kelola digital, serta strategi pemanfaatan teknologi digitaldalam merumuskan strategi penguatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa governansi digital informasi sejarah TNI masih berada pada tahap awal pengembangan, yaitu katalogisasi dan transaksi sederhana, serta belum terintegrasi secara optimal. Strategi penguatan difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM, penguatan kebijakan dan kelembagaan, integrasi sistem informasi, serta pengembangan layanan digital yang mendukung keterbukaan informasi publik secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, B. 2015. BUMN dan Kesejahteraan Rakyat. Jakarta: Prenanda Media.

Denhardt, Janet V, and Robert B. Denhardt, 2007, The New Public Service; Serving not Steering. Expanded Edition, Amron, New York: MF Sharpe.

Dwiyanto, Agus. 2006. Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia.Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan. Univeritas Gadjah Mada. Yogjakarta.

Fahmi, Irham. 2013. Perilaku Organisasi. Bandung : Alfabeta.

George, Frederickson, H. 2003. Administrasi Negara Baru, LP3ES, Jakarta Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen. Yogyakarta : BPFE.

Hasan, Erliana. 2010. Komunikasi Pemerintahan. Bandung. PT Refika Aditama.

Hasibuan, Malayu. 2011. Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah.: Bumi Aksara, Jakarta.

Ibrahim, Amin.2008. Teori dan Konsep Pelayanan Publik Serta Implementasinya. Mandar Maju. Bandung.

Karno, & Rochmansjah Heru. 2020. Governansi Digital: Perspektif Kesejahteraan Sosial. Elfatih Media Insani: Cimahi.

Imam Gunawan 2013. Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik: Bumi Aksara: Jakarta.

Jimly Asshiddiqie, 2005. Hukum Tata Negara dan Pilar-Pilar Demokrasi, Konstitusi Press. Jakarta.

Litjan Poltak Sinambela, dkk. 2011. Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Labolo, Muhadam. 2011. Memahami Ilmu Pemerintahan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Mahmudi, 2010. Manajemen Kinerja Sektor Publik.: UPP STIM YKPN. Yogyakarta Moenir, AS. 1995. Manajemen pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara.

Moleong, Lexy.J. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Ndraha, Taliziduhu. 2011. Kybernology (Ilmu Pemerintahan Baru). Jakarta: Rineka Cipta.

Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing government: How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector. New York: Addison-Wesley.

Pasalong, Harbani. 2011. Teori Administrasi Publik. Alphabeta. Bandung.

Rahmayanty, Nina. 2010. Manajemen Pelayanan Prima. Graha Ilmu. Bandung Riswandi. 2009. Komunikasi Politik. Yogyakarta. Graha Ilmu.

Sangkala. 2012. Dimesi-Dimensi Manajemen Publik. Ombak. Yogyakarta Sedarmayanti. 2009. Manajemen sumber daya manusia, reformasi birokrasi, dan manajemen pegawai negeri sipil. Bandung: Refika Aditama.

Stavros , J., Cooperrider, D., & Kelly , D. 2003. Strategic Inquiry - Appreciative intent : Inspirationto SOAR. AI Practioner.

Stavros, J., & Hinrichs, G. 2009. Thin book of SOAR Building strengh-based strategy,.Bend,OR: Thin Book Publisher.

Subana, Sudrajat. 2005. Dasar-dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: Pustaka Setia.

Sudjana, D., 2000. Manajemen program pendidikan untuk pendidikan luar sekolah. Bandung: Falah Production.

Sugiyono, 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarna. 2011. Dasar-Dasar Manajemen. Mandar Maju. Bandung.

Sumarto Hetifa Sj. 2003. Inovasi, Partisipasi dan Good Governance, Yayasan Obor Indonesia. Bandung.

Syafiie, Inu Kencana. 2007. Manajemen Pemerintahan. Jakarta. PT Perca.

Syamsuddin Haris Dkk. 2004. Desentralisasi dan Otonomi Daerah, LIPI Press. Jakarta.

Tahir, A. 2011. Kebijakan Publik dan Transparans Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. PT. Pustaka Indonesia Press. Jakarta.

Terry, George R. dan Leslie W. Rue, 2003. Dasar-dasar Manajemen, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.

Wibawa, Samodra. 2012. Mengelola Negara. Yogyakarta. Gava Media.

Widjaja, H. A. W. 2005. Penyelenggaraan Otonomi Daerah di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014). Leading Digital: Turning Technology into Business Transformation. Harvard Business Review Press.

Zamista dan Hanafi, 2020. Analisis SOAR pada Strategi Pemasaran di Industri Jasa Finance. Sekolah Tinggi Teknologi Dumai, Riau. Vol.6, No.1

Barney, J. (1991). “Firm resources and sustained competitive advantage.” Journal of Management, 17(1), 99–120.

Davis, F. D. (1989). “Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology.” MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Gil-García, J. R., & Pardo, T. A. 2020. Digital Government and Public Management Research: Finding the Crossroads. Public Management Review, 22(7), 1011–1026

Henderson, J. C., & Venkatraman, N. (1993). “Strategic alignment: Leveraging information technology for transforming organizations.” IBM Systems Journal, 32(1), 4–16.

Janowski, T. (2015). Digital government evolution: From transformation to contextualization. Government Information Quarterly, 32(3), 221–236. DOI: 10.1016/j.giq.2015.07.001.

Layne, K. & Lee, J. (2001). Developing fully functional E-government: A four stage model. Government Information Quarterly, 18(2), 122–136. DOI: 10.1016/S0740-624X(01)00066-1.

Saefullah. 1999. Konsep Dan Metode Pelayanan Umum yang Baik, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. FISIP UNPAD. Sumedang.

Suhendar, Ade. (2020). Keterbukaan Informasi Publik Bentuk Keseriusan Pemerintah Menuju Good Governance (Implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008). Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik, hal. 243-251.

Teece, D. J., Pisano, G., & Shuen, A. (1997). “Dynamic capabilities and strategic management.” Strategic Management Journal, 18(7), 509–533.

United Nations. 2020. United Nations E-Government Survey 2020: Digital Government in the Decade of Action for Sustainable Development. New York: United Nations.

World Bank. 2021. World Development Report 2021: Data for Better Lives. Washington, DC: World Bank.

Yavuz, N., & Welch, E. W. 2014. “Factors Affecting Openness of Local Government Websites: Examining the Differences Across Planning, Finance, and Police Departments”. Government Information Quarterly. Vol. 31 (4): 574-583.

Downloads

Published

2026-01-21

Issue

Section

Articles