Perhitungan Lendutan Perkerasan Jalan Sistem Cakar Ayam Modifikasi dengan Variasi Faktor Aman Pada Tambahan Modulus Reaksi Subgrade

  • Dinda Rosita Agustin Universitas Islam Riau
  • Anas Puri Universitas Islam Riau
  • Rony Ardiansyah Universitas Islam Riau

Abstract

Sistem Cakar Ayam Modifikasi (CAM) merupakan sistem perkerasan yang digunakan pada tanah lunak yang dapat meratakan lendutan yang terjadi, karena pelat-cakaryang kaku. Sistem CAM ini merupakan pengembangan dari sistem Cakar Ayam (CA) yang telah diusulkan oleh Prof. Sediyatmo. Beberapa cara analisa lendutan CAM telah banyak dikembangkan. Pada makalah ini akan diterapkan modulus reaksi subgrade ekivalen metode Puri, dkk (2012) untuk menghitung lendutan sistem CAM, dimana nilai faktor aman divariasikan. Input lendutan pada metode tersebut digunakan lendutan pengamatan.Lendutan pelat dihitung menggunakan metode BoEF (Beams on Elastic Foundation). Hasil hitungan lendutan kemudian divalidasi dengan lendutan pengamatan.  Hasil analisis menunjukkan bahwa besaran faktor aman mempengaruhi nilai lendutan hitungan. Lendutan hitungan meningkat dengan peningkatan faktor aman. Faktor aman 1,0 sudah mencukupi untuk analisis oleh karena lendutan hitungan sangat mendekati pengamatan. Lendutan hitungan didasarkan pada tinjauan satu baris cakar, sedangkan lendutan pengamatan adalah untuk 3 baris cakar. Dengan demikian hasil hitungan pada zona aman. Metode hitungan menggunakan modulus reaksi subgrade ekivalen dapat digunakan untuk perencanaan perkerasan sistem CAM.

References

Suhendro, B., 2006, Sistem cakar ayam modifikasi sebagai alternatif solusikonstruksi jalan diatas tanah lunak,dari buku 60 tahun RepublikIndonesia, Jakarta, Indonesia
Muhu, H.L.Y., 2007, Kajian Lendutan Pada Sistem Cakar Ayam AkibatVariasi Lebar Pelat (Model SistemCakar Ayam Dari Pelat Baja),Skripsi, Program Studi Teknik Sipildan Lingkungan, UGM,Yogyakarta, Indonesia.
Suhendro, B., dan Hardiyatmo, H.C., 2010sistem perkerasan Cakar AyamModifikasi (CAM) sebagaialternatif solusi konstruksi jalan di atas tanah lunak, Ekspansif, dantimbunan, Prosiding Seminar danPameran sehari 2010 inovasi baruteknologi jalan dan jembatan, DPD HPJI Jatim, Surabaya, 31 Maret 2010.
Hardiyatmo, H.C., 2011, Method toanalyze the deflection of the nailed-slab system, International Journal of Civil and Environmental Engineering IJCEE-IJENS, Volume 11 Number 4, pp.22-28.
Puri, A., 2015, Perilaku Perkerasan Kaku Sistem Pelat Terpaku pada Lempung Lunak, Disertasi, Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia.
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., dan Rifa’i, A., 2012a, Determining Additional Modulus of Subgrade Reaction Based on Tolerable Settlement for The Nailed-Slab System Resting on Soft Clay, International Journal of Civil and Environmental Engineering IJCEE-IJENS,Vol. 12 No. 03, pp 32-40
Puri, A., Hardiyatmo, H.C., Suhendro, B., danRifa’i, A.,2013, Penerapan Metode Analisis Lendutan Pelat Terpaku Pada Model Skala Penuh dan Komprasi Dengan Uji Pembebanan, Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTeKS7)Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, 24-26 October 2013, pp. G201-G211
Setiawan, B., 2015, Perilaku Sistem CakarAyam Modifikasi Pada Tanah Ekspansif, Disertasi, Program Studi Teknik Sipil, Program Pascasarjana UGM, Yogyakarta, Indonesia.
Published
2017-04-01
How to Cite
AGUSTIN, Dinda Rosita; PURI, Anas; ARDIANSYAH, Rony. Perhitungan Lendutan Perkerasan Jalan Sistem Cakar Ayam Modifikasi dengan Variasi Faktor Aman Pada Tambahan Modulus Reaksi Subgrade. JURNAL SAINTIS, [S.l.], v. 17, n. 1, p. 15-23, apr. 2017. ISSN 2580-7110. Available at: <http://journal.uir.ac.id/index.php/saintis/article/view/1761>. Date accessed: 22 nov. 2018.
Section
Articles