Gambaran Perilaku Bullying pada Masa Kanak-Kanak Akhir di Kota Medan

  • Juliani Siregar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku bullying dari sisi pelaku dan korban yang mencakup frekuensi dari perilaku bullying yang spesifik, siapa pelaku dan korban bullying dan dimana tempat terjadinya perilaku bullying. Subjek dalam penelitian ini adalah anak–anak SD kelas VI di Kota Medan yang berjumlah 385 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah three stages cluster random sampling yaitu cluster random sampling 3 tahap. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket perilaku bullying yang disusun berdasarkan indikator perilaku bullying yang dikemukakan oleh Rigby (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umur 44,6% anak-anak di Kota Medan pernah melakuan perilaku bullying, namun anak-anak paling banyak melaporkan bahwa mereka melakukan perilaku bullying dengan frekuensi 1 atau 2 kali saja selama jangka waktu 4 minggu (22,2%). Anak-anak yang menjadi pelaku bullying kebanyakan adalah anak-anak yang berjenis kelamin laki-laki saja (22%). Anak-anak yang menjadi korban dari pelaku kebanyakan adalah anak laki-laki dan perempuan sekaligus (23,22%). Perilaku bullying paling sering terjadi di kelas (83,9%).

Published
2016-01-01
How to Cite
SIREGAR, Juliani. Gambaran Perilaku Bullying pada Masa Kanak-Kanak Akhir di Kota Medan. AN-NAFS, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 1-11, jan. 2016. ISSN 1907-3305. Available at: <http://journal.uir.ac.id/index.php/annafs/article/view/662>. Date accessed: 26 sep. 2017.
Section
Articles