Paradigma dan Metode Pendidikan Anak dalam Perspektif Aliran Filsafat Rasionalisme, Empirisme, dan Islam

  • Mohammad Siddiq Universitas Ibnu Chaldun Jakarta
  • Hartini Salama Universitas Ibnu Chaldun Jakarta

Abstract

Memahami realitas paradigma pendidikan yang beragam dalam kebudayaan manusia sama saja dengan memahami eksistensi manusia itu sendiri. Setiap paradigma menunjukkan tujuan serta bagaimana proses penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan di masyarakat. Kajian literatur (studi pustaka) ini berupaya untuk memahami bagaimana Pendidikan anak itu ditinjau dari aspek paradigma dan metode pendidikan anak dalam perspektif aliran rasionalisme dan empirisme serta perbandingannya dengan paradigma pendidikan anak dalam pandangan Islam yang ditinjau dari Al-Qur’an dan sosial historis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Empirismemelihat manusia lahir seperti kertas kosong (tabula rasa) yang memosisikan anak sebagai objek pendidikan. Adapun Rasionalisme melihat manusia lahir dengan membawa potensi (innate knowledge) yang memosisikan anak menjadi subjek dari pendidikan. Berbeda dengan pendidikan dalam perspektif Islam yang memandang anak sebagai makhluk Allah SWT yang diberikan segenap potensi akal untuk mengenali penciptanya.

References

Abdurrahman, Jamal. Cara Nabi Menyiapkan Generasi judul asli Atfhalul Muslimin, Kaifa Rabbahum Nabiyil Amin terjemah Nurul Muklisin, Surabaya: Pustaka eLBA. 2008.

Aristotle (384-322 B.C.E.) dalam Encyclopedia of Children and Childhood in History and Society (http://www.faqs.org/childhood/Ar-Bo/Aristotle-384-322-B-C-E.html).

Aristotle. De Anima, diterjemahkan oleh D. W. Hamlyn, NewYork: Oxford University Press Inc. 2002.

Chambliss, J. J. John Dewey's Philosophy of Education Before Democracy and Education. Jurnal Education and Culture Spring Vol. XIX No. 1. 2003.(docs.lib.purdue.edu/cgi/viewcontent.cgi).

Coughlin, Pamela A. et al. Menciptakan Kelas yang Berpusat pada Anak, Children Resources International, Inc. 2000.

Dewantara, Ki Hajar. Pendidikan, Yogjakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa. 2011.

Dewey, John. Democracy and Education, Chapter 4: Education as Growth.1916. (https://www.sarahlawrence.edu/dewey/dewey.pdf).

Essa, Eva L. e-Study Guide for: Introduction to Early Childhood Education, Content Technologies Inc. 2013.

HR. Al Hakim, Al Mustadrak, 2/2678; Ibnu Majah, 1/1968;Hamid, Syaikh Muhammad Al. Rahmatul Islam bin Nisa, pada riwayat Ibnu Majah dan Baihaqi, Hadist Shahih, Shahihul Jami’, hadist no. 2928, dalam Hadist Riwayat Ahmad dan dishahikan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 523, (http://majalahsakinah.com/2013/05/majalah-sakinah-vol-12-no-2 diakses pada tanggal 8 Juli 2015).

https://www.facebook.com/noumanbayyinah/videos/626554514143961/ diakses pada tanggal 6 Juli 2015.

Khaldun, Ibnu. Muqaddimah terjemahan Masturi Ilham, dkk., Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. 2011.

Koutsopoulos,Kostis.Kotsanis, Yannis.2018. School on the Cloud: Paradigm Shifts and Educational Changes. DOI: 10.4018/978-1-5225-3053-4.ch003.

Locke, John. An Essay Concerning Human Understanding, Book I: Innate Notions.2015. (http://www.earlymoderntexts.com/authors/locke).

Matthews, Gareth. The Philosophy of Childhood dalam Stanford Encyclopedia of Philosophy. 2014. (http://plato.stanford.edu/entries/childhood/#TheCogDev).

Mursy, Muhammad Sa’id. Seni Mendidik Anak, judul asli Fan Tarbiyatul Aulad fil Islam diterjemahkan oleh Al Gazira, Jakarta: Pustaka Al Kautsar. 2003.

Nasution, Harun. Akal dan Wahyu dalam Islam, Jakarta: UI-Press. 1986.

Oksanen, Kimmo. Lainema, Timo.Hämäläinen, Raija. 2018. Learning from Social Collaboration: A Paradigm Shift. DOI: 10.4018/978-1-5225-5198-0.ch027 Pasal 1 Convention on the Right of the Child.

Salim, Agus. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial (dari Denzin Guba dan Penerapannya), Yogjakarta: Tiara Wacana. 2001.

Shihab, Quraish. Bagaimana cara Rasulullah dalam mendidik anak? , transkrip ceramah M. Quraish Shihab pada Peringatan Maulid Nabi Saw 1426 H di Ruang Serbaguna Pusat Studi Al Quran,2010. diakses melalui (http://kajianahadpagi.blogspot.com/2010/03/bagaimana-cara-rasulullah-dalam.html).

Sina, Ibnu. Psikologi Ibnu Sina, terjemahan dari Akhwal an-Nafs Risalah fi an-Nafs wa Baqaiha wa Maadiha, Bandung: Pustaka Hidayah. 2009.

Siroj, Said Agil. Tasawuf sebagai Kritik Sosial, Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi bukan Aspirasi, Bandung: Penerbit Mizan. 2006.

Soetjiningsih, Christiana Hari. Perkembangan Anak Sejak Pertumbuhan sampai dengan Kanak-kanak Akhir, Jakarta: Prenada. 2012.

Suwaid, Muhammad Ibnu Abdul Hafidh. Cara Nabi Mendidik Anak, judul asli Manhaj Tarbiyah Nabawiyah Lith Thifli terjemahan Hamim Tohari, dkk., Jakarta: Al I’tishom Cahaya Umat. 2004.

Tarpin, Laurentius. Humanisme dan Reformulasi Praksis Pendidikan, dalam Humanisme dan Humaniora: Relevansinya bagi Pendidikan, Editor Bambang Sugiharto, Yogjakarta: Jalasutra. 2008.

Tomozii,Simona Elena& Topală,Ioana.2014. Why Do We Need to Change the Educational Paradigms? Procedia-Social and Behavioral SciencesVolume 142, Pages 586-591. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.07.670.

Ulwan, Nasih. Pendidikan Anak dalam Islam, judul asli Tarbiyatul Aulad fil Islam terjemahan Jamaluddin Miri, Jakarta: Pustaka Amani. 2007.

Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Yero, Judith Lloyd. Jean Piaget's Stages of Cognitive Development dalam International Centre For Educator’s Learning Styles, (diakses melalui http://www.icels-educators-for-learning.ca/index.php?option=com_content&view=article&id=46&Itemid=61#3 pada tanggal 3 Juli 2015).

Yero, Judith Lloyd. The Meaning of Education, Teacher’s Mind Resources. 2002. (http://www.TeachersMind.com)
Published
2018-11-17
How to Cite
SIDDIQ, Mohammad; SALAMA, Hartini. Paradigma dan Metode Pendidikan Anak dalam Perspektif Aliran Filsafat Rasionalisme, Empirisme, dan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 43-60, nov. 2018. ISSN 2549-8770. Available at: <http://journal.uir.ac.id/index.php/althariqah/article/view/2308>. Date accessed: 18 jan. 2019. doi: https://doi.org/10.25299/althariqah.2018.vol3(2).2308.