IoT Dalam Agrobisnis Studi Kasus : Tanaman Selada Dalam Green House

  • Nurliana Nasution
  • Muhammad Rizal Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Indonesia
  • David Setiawan Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Indonesia
  • Mhd Arief Hasan Universitas Lancang Kuning

Abstract

Petani membutuhkan informasi pertanian dan pengetahuan yang relevan untuk membuat keputusan yang berpengetahuan dan untuk memenuhi kebutuhan informasi. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah terbukti memperluas peluang untuk mempromosikan pertanian pada beberapa aspek dan domain di negara berkembang. Internet of Things (IoT) merupakan sebuah paradigma dalam teknologi komunikasi yang terbaru saat ini yang membuat konsep zaman depan semakin lebih tampak, di mana semua benda di kehidupan sehari-hari akan dibekali dengan perangkat mikrokontroler, teknologi wireless digital, dan kumpulan protokol-protokol   sesuai yang  membuat mereka  saling berkomunikasi antar satu dengan lainnya dan kemudian pengguna, menjadi bagian integral dari Internet. Konsep IoT ada  bertujuan agar internet lebih imersif dan meresap. Selain itu, dengan memungkinkan akses dan interaksi yang mudah dengan perangkat elektronis lainnya. Teknologi  IoT sangat tepat untuk di realisasikan  pada bidang pertanian hal ini dikarenakan fungsi elektronisasi yang disediakan oleh IoT mampu menjawab semua tantangan yang di miliki oleh para petani.  Sensor-sensor yang dimiliki IoT mampu dalam mendeteksi tingkat kesuburan tanah, pengendalian penyakit maupun hama. Dan juga teknologi wireless yang ada mampu untuk mendeteksi cuaca dan iklim. Kemudian produk teknologi IoT mampu dalam penjadwalan otomatisasi penyiraman, penyemprotan pestisida dan pemupukan. Oleh karenanya tim peneliti sangat tertarik untuk mengembangkan Teknologi IoT dalam agribisnis pertanian.


 

References

[1] I. Mohanraj, K. Ashokumar, and J. Naren, “Field Monitoring and Automation Using IOT in Agriculture Domain,” Procedia Comput. Sci., vol. 93, no. September, pp. 931–939, 2016.
[2] D. Giusto, A. Iera, G. Morabito, and L. Atzori, The Internet of Things. Spriger, 2010.
[3] P. Bellavista, G. Cardone, A. Corradi, and L. Foschini, “Convergence of MANET and WSN in IoT urban scenarios,” IEEE Sens. J., vol. 13, no. 10, pp. 3558–3567, 2013.
[4] A. I. G. M. Luigi Atzory, “The internet of things: a survey,” Inf. Syst. Front., vol. 17, no. 2, pp. 243–259, 2015.
[5] L. Li, “Application of the internet of thing in green agricultural products supply chain management,” Proc. - 4th Int. Conf. Intell. Comput. Technol. Autom. ICICTA 2011, vol. 1, pp. 1022–1025, 2011.
[6] C. Cambra, S. Sendra, J. Lloret, and L. Garcia, “An IoT service-oriented system for agriculture monitoring,” IEEE Int. Conf. Commun., no. May, 2017.
[7] F. Brandt, “Efficient cryptographic protocol design based on distributed El Gamal encryption,” in International Conference on Information Security and Cryptology, 2005, pp. 32–47.
Published
2019-10-04
How to Cite
NASUTION, Nurliana et al. IoT Dalam Agrobisnis Studi Kasus : Tanaman Selada Dalam Green House. IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT, [S.l.], v. 4, n. 2, oct. 2019. ISSN 2528-4053. Available at: <http://journal.uir.ac.id/index.php/ITJRD/article/view/3357>. Date accessed: 22 oct. 2019. doi: https://doi.org/10.25299/itjrd.2020.vol4(2).3357.
Section
Articles